Ini 4 kesalahan yang Dilakukan Agen Properti

Ada ungkapan mengatakan “Dont die broke as a broker“. Jikalau anda sudah bekerja bertahun-tahun sebagai broker tetapi belum stabil-stabil juga secara keuangan, maka anda mungkin tidak menghasilkan secara konsisten. Atau menghasilkan kurang banyak. Bisa saja hal ini terjadi karena anda melakukan salah satu dari 4 kesalahan ini.

1. Terlalu pasif
Broker pasif adalah broker yang pasif menunggu telepon masuk. Broker ini berpikir yang penting dia sudah memasang iklan di internet dan kemudian selanjutnya ya tunggu saja nanti kalau ada orang yang cari. Ini adalah cara berpikir yang salah, dan broker dengan cara berpikir seperti ini akan susah untuk maju.

Anda tahu apa perbedaan antara broker dan sales? Broker menunggu, sales mencari. Broker bekerja sebagai perantara, sales harus menjual. Bagi seorang sales, jikalau tidak ada penjualan, berarti tidak ada uang untuk hidup. Itu sebabnya untuk bisa menghasilkan banyak, anda harus mengubah mentalitas. Berubah dari mentalitas broker, menjadi mentalitas sales. Ini berarti anda harus aktif memasarkan. Ini berarti anda harus aktif melakukan panggilan telpon ke database yang anda sudah miliki. Ini berarti anda juga harus mencari database baru, dan ketika anda tidak tahu harus kemana, gunakan social media sebagai sarana tercepat.

Jangan jadi broker. Jadilah sales. Jangan pasif. Jadilah aktif. Jangan hanya gunakan “pull marketing“, tetapi juga harus “push marketing“.

2. Terlalu sempit
Sempit berarti hanya bergerak di bidang yang anda sudah kuasai. Anda terbiasa hanya menjual rumah? Jual juga apartemen. Anda terbiasa hanya menjual properti seken? Jangan abaikan properti baru. Gali potensi segala jenis properti yang ada di wilayah pilihan anda dan jangan malas untuk terus mengupdate diri dengan projek baru yang ada.

3. Terlalu sedikit beriklan
Ada ungkapan mengatakan “you cant grow business by cutting costs.” Bila anda ingin mendapatkan panggilan telepon yang banyak maka anda harus berinvestasi di iklan. Bukan hanya ini bisa mendatangkan leads bagi anda, tetapi juga penting bagi personal branding anda. Dan anda harus bergerak melampaui hanya sekedar memasang iklan di website reguler. Pelajari tentang social media ads, google ads, sms marketing dan berinvestasilah disana.

4. Terlalu fokus pada pembeli
Fokus pada pembeli memang berurusan dengan uang yang bisa langsung dihasilkan. Tetapi pembeli itu cenderung tidak loyal, karena tidak ada ikatan apa-apa. Pembeli bisa jajan mencari properti melalui banyak agen. Dan seringkali hasilnya adalah agen berulang kali menunjukkan properti tetapi tidak pernah terjadi transaksi. Kunci untuk berhasil adalah dengan mengubah mentalitas dari yang tadinya fokus pada pembeli, menjadi fokus pada penjual. Penjual bisa diikat melalui sebuah perjanjian exclusive. Pembeli umumnya tidak. Fokus pada mendapatkan listing bukan hanya meresponi pembeli tetapi tidak punya listing.

Jadi, miliki mentalitas sales, update dengan berbagai project baru yang ada, investasi di iklan dan cari listing, itu adalah kunci untuk keluar dari broker kapal selam, yang hari ini ada di permukaan dan kemudian bisa berbulan-bulan tenggelam di laut yang dalam, menjadi broker top skorer, yang menjadi top skorer karena konsisten mencetak gol.

Good luck !

Leave your comment

Price Range